Cara Merawat Burung Lovebird Selama Prakontes dan Pascakontes

A. Perawatan Prakontes

Lovebird yang akan diikutkan dalam sebuah kontes perlu mendapatkan perawatan khusus. Pada dasarnya perawatan sebelum kontes sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. 


Hanya saja, perawatan mendekati hari kontes memerlukan perawatan yang lebih intens. Tujuan perawatan pada tahap ini adalah mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat berahi yang diinginkan den memiliki stamina yang stabil. 

Stamina sangat penting bagi lovebird, karena pada waktu kontes, lovebird banyak melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan energi. 

Kunci keberhasilan perawatan prakontes adalah mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.


Berikut ini adalah salah satu contoh pola perawatan dan setelan untuk lovebird menjelang kontes :

- H-6 kontes, burung mulai di isolasi, jangan sampai melihat dan mendengar suara burung lovebird lain
- H-3 kontes, tambahkan bijian ekstra fooding pada campuran pakan bijian nya
- H-2 kontes, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit
- 1 jam menjelang kontes, berikan kangkung segar kepada lovebird 


Pada saat hari kontes, burung tetap di kerodong di dalam sangkar hingga waktu kontes dimulai. Hal ini mempunyai tujuan agar burung tidak berkicau sebelum detik waktu kontes dimulai. 

Bila kerodong di buka dan waktu kontes belum di mulai, burung akan sering berkicau dan hal tersebut dapat menurunkan staminanya. 

Jika stamina turun, ketika kontes dimulai, burung tidak akan maksimal menunjukkan kebolehannya. Tentu hal ini akan berdampak pada pemberian nilai yang kurang oleh juri.

Menurut para penghobi burung, biasanya seminggu atau 2-3 hari menjelang lomba, lovebird sudah dikerodong agar staminanya terjaga. 


Perawatan dengan pengerodongan tersebut lantas dikombinasikan dengan jadwal latihan terpadu mulai dari jenis dan porsi makanan, lama dan waktu penjemuran , pemberian vitamin, dan sebagainya.

Latihan terpadu bagi burung tersebut termasuk pengerodongan sebaiknya dilakukan secaa rutin bahkan sebelum seekor burung sipa untuk lomba. 

Dalam hal ini, burung bukan hanya siap dalam hal stamina yang pertama saja, tetapi juga untuk persiapan mental. 

Teknik pengerodongan lovebird mempunyai cara kerja seolah-olah kerodong berfungsi sebagai tombol sakelar. Ketika sakelar (kerodong) dibuka, si burung akan langsung berkicau dengan lantang suka cita.

B. Kriteria Penilaian kontes

Kontes burung kicauan menjadi salah satu cara untuk menaikkan prestise burung peliharaan . Jika burung pernah memenangkan suatu kontes, harga jualnya pasti akan melambung tinggi. 

Tidak hanya itu, hadiah dari kontes pun cukup besar. Maka dari itu, tidak mengherankan para penghobi burung rela memeras keringat dan otak agar burung peliharannya dapat memenangkan suatu kontes. 


Salah satu trik jitu agar menang dalam suatu kontes atau lomba burung, adalah tahu mengenai kriteria dasar penilaian yang biasa diberikan oleh juri. 

Hal ini sangat berguna sekali untuk mengkondisikan lovebird yang akan dilombakan. Dengan demikian, para penghobi dalam peserta kontes bisa memfokuskan perawatan pada burung pada poin-poin utama yang menjadi dasar penilaian.

Adapun 3 kriteria dasar penilaian kontes atau lomba burung berkicau yang sudah sejak lama disepakati bersama diantaranya : 

1. Irama dan lagu

Irama dan lagu menjadi bagian penilaian utama dari suatu kontes burung kicauan. Irama lagu adalah suatu bunyi yang memiliki alunan nada dengan tempo ketukan yang teratur dan serasi. 

Irama lagu meliputi kombinasi naik turunnya nada, kombinasi panjang pendeknya nada, dan permainan kecepatan irama yang menjadi harmoni selaras dan enak didengar alias tidak sumbang atau fales. 

Irama lagu yang baik adalah irama lagu yang lengkap dengan ciri yang bervariasi, keaktifan bunyi atau gacor, ada tonjolan, permainan kecepatan ritme lagu, spasi nada, isian-isian yang sesuai dengan nada-nada yang lain, tidak terpotong-potong, tidak diulang-ulang. 

Irama lagu juga harus berbentuk keserasian bunyi yang harmonis. Disamping itu, burung harus rajin melantunkan irama-irama lagu yang memukau sewaktu kontes. 

Terlalu lama jeda dan sering jeda, menjadi salah satu aspek penilaian pada poin ini.

2. Volume dan Suara

Suara harus bersih, nyaring, dan lantang. Volume suara bukanlah berarti "peak power" atau hanya kerasnya bunyi suatu burung, tetapi lebih menitik beratkan kepada kualitas suatu burung. 

Bukan volume suara yang paling keraslah yang baik, tetapi harus ada unsur lainnya seperti kemerduan suara. 

Kualitas suara volume burung baik adalah suara burung yang empuk, tidak cempreng, suaranya bersih tidak parau, dan bersuara nyaring.

3. Fisik dan Gaya

Fisik dan gaya adalah penilaian luar yang tidak boleh diabaikan oleh para penghobi. Agak ironis jika penampilan secara suara sangat bagus, tetapi penampilan fisik terlihat kurang rapi dan berantakan.

Penilaian fisik dan gaya burung meliputi :
- Penglihatan secara langsung
Penglihatan secara langsung meliputi penilaian tentang kesehatan burung, kondisi atau cacat dan tidaknya burung , warna bulu burng, dan sebagainya yang tidak bisa trelihat oleh mata juri.
- Penilaian gaya
Penilaian ini sangat dinamis tergantung masing-masing karakter jenis burung.

Hal terpenting yang harus diperhatikan dalam mencetak burung yang berprestasi di ajang kontes adalah aspek kualitas irama bagus. irama lagu burung yang menawan, tidak muncul tiba-tiba dengan sendirinya. 

Burung harus di master secara tepat untuk dapat mengoptimalkan tiga karakter dasar penilaian diatas selayaknya lomba burung berkicau adalah lomba tanpa teriak. 

Alasannya agar kualitas irama lagu burung-burung yang diikutkan dalam kontes benar-benar dapat dianalisis dan dinilai secara baik oleh para juri.

C. Perawatan Pasca Kontes

Stamina burung yang diikutkan kontes akan terkuras karena banyaknya pengeluaran energi. Untuk itu perlu adanya perawatan pasca kontes. 

Perawatan ini pada dasarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung. 


Secara umum, perawatan pasca kontes tidak jauh berbeda dengan perawatan harian, hanya saja ada beberapa setelan yang perlu diubah. 

Berikut ini salah satu pola perawatan dan setelan pasca kontes untuk burung lovebird :
- Perawatan dan setelan pakan dikembalikan ke setelan harian
- Berikan multivitamin pada air minum pada H+1 lomba atau kontes
- Sampai H+3 kontes, Penjemuran maksimal 30 menit saja.

Posting Komentar

0 Komentar