Penyakit Buah Durian dan Cara Pengendalian


Kali ini kami akan membahas penyakit apa saja yang sering menghampiri pohon durian. Kami juga akan menjelaskan bagaimana cara pengendaliannya.

Adapun penyakit yang sering terjadi pada pohon durian adalah sebagai berikut :

1. Penyakit Kambium Membusuk

Jenis penyakit yang berbahaya adalah Phytophthora Palmivora. Penyebarannya dimulai dari cipratan air tanah ke batang pokok durian sehingga terjadi pelunakan kulit. 

Jamur itu akan membusukkan jaringan kambium di bawah kulit, sehingga jalur translokasi karbohidrat dari daun menuju akar terganggu.




Apabila serangan demikian parah perlahan-lahan tanaman meranggas lalu mati. Kasus seperti ini banyak menyerang durian varietas monthong.

Cara Pengendaliannya

Cara yang terbaik untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga batang pokok tidak terkena cipratan air tanah. Usahakan cahaya matahari masuk ke bawah tajuk pohon. 

Hal itu dapat dilakukan dengan memangkas percabangan primer sampai ketinggian 1 meter dari permukaan tanah.

Cara lain untuk mengatasi serangan penyakit ini adalah dengan mengolesi fungisida atau bahan residu anti air pada batang pokok.


2. Penyakit Daun

a. Hawar daun rhizoctonia

Penyakit hawar daun mengakibatkan daun durian banyak yang luruh terutama pada musim hujan atau bila keadaan udaranya sangat lembab. 

Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut, serangannya bisa merebak ke bagian ranting dan dahan, bahkan bisa menyebabkan kematian tanaman.

Gejala penyakit hawar daun ini biasanya daun muda kelihatan berbintik-bintik kecil, berair, berwarna hijau ke abu-abuan.


Bintik pada daun ini kemudian membesar dengan cepat dan warnanya berubah menjadi kelabu tua, lalu berubah menjadi kuning atau merah muda, kemudian daun mengering.

Cara pengendaliannya

Pada tanaman muda, frekuensi penyiraman dikurangi. Jarak penempatan tanaman ini agar direnggangkan sehingga bisa mengurangi kelembaban sekitarnya. 

Selain itu, perlu penyemprotan fungisida , misalnya Benlante.

b. Bintik daun phomopsis

Penyakit bintik daun atau sering disebut penyakit bintik daun phomopsis disebabkan oleh Phomopsis durionis.

Cara pengendaliannya

Penyakit ini dapat dikendalikan dengan penyemprotan fungisida seperti pada pengendalian penyakit kanker batang.

c. Colletotrichum gloeosporoides

Penyakit pada tanaman durian yang disebabkan oleh Colletotrichum gloeosporoides secara umum dikenal sebagai penyakit bercak daun, yaitu penyakit yang menyerang daun yang seringnya mirip antranoksa.

Gejala serangan penyakit becak daun ini adalah timbulnya bercak-bercak besar, kering dan melekuk pada daun hingga menyebabkan perubahan pada warna dari hijau menjadi coklat hingga hitam.

Cara pengendaliannya

Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida seperti Benomil atau Benlate atau pun dengan fungisida lain yang bahan aktifnya karbendazim, dapat juga dilakukan pemangkasan atau pemotongan bagian tanaman yang sakit berat.

3. Penyakit Akar

a. Penyakit busuk akar

Penyakit yang disebabkan oleh Pythium sp. sering juga disebut sebagai penyakit busuk akar.
Penyakit ini sering menyerang akar, terutama akar pada bibit durian.

Gejala serangannya adalah cabang-cabang yang terserang atau sakit tampak mati ujung dan pada bagian yang infeksi diatas permukaan tanah menjadi busuk berwarna coklat hingga akhirnya dapat meluas ke bagian perakaran. 

Sebelum tanaman terserang berat biasanya tumbuh tunas-tunas baru dan bagian tanaman yang tidak terinfeksi.

Cara pengendaliannya

Pengendaliannya dapat dilakukan ketika penanaman bibit atau mengisi polibag tempat menanam bibit durian itu digunakan campuran tanah di sekitar tanaman sudah dibebaskan dari hama. 

Selain itu bila serangan sudah terlanjur ada, tanah disekitar tanaman disirami fungisida sistemik. 

Pada tanaman muda yang masih memerlukan penyiraman, frekuensi penyiraman dibuat se minimal mungkin. Kalau musim hujan tentu penyiraman ditiadakan.

b. Busuk akar fusarium

Organisme penyebab busuk akar fusarium adalah jamur Fusarium sp. yang sering menyerang tanaman muda di areal pembibitan maupun di lahan penanaman.

Gejala serangan penyakit ini adalah tanaman layu dan kulit akarnya busuk parah.

Pada keadaan lembab sering menimbulkan gumpalan-gumpalan berwarna putih atau merah jambu disekitar bagian tanaman yang terserang.

 Cara pengendaliannya

Pengendalian penyakit busuk akar fusarium ini dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
  • Perbaikan drainase tanah
  • Mengurangi kelembaban lahan tanam
  • Penyemprotan fungisida, seperti Benlate atau Dithane M-45 80 WP pada konsentrasi yang dianjurkan.

c. Kanker bercak

Kanker bercak adalah penyakit yang menyerang perakaran bibit pada persemaian dan tanaman durian muda di areal tanaman sehingga dapat menyebabkan mati ujung, hawar daun dan busuk buah.

Penyakit kanker bercak ini disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora.


Gejala serangan kanker bercak dapat ditandai dengan hal-hal sebagai berikut :
  • Adanya keluar blendok (gum) berwarna gelap pada pangkal batang, daun-daun rontok dan mati ujung.
  • Adanya pembusukan pada akar semai, berwarna coklat sampai hitam
  • Mengeringnya ranting-ranting pada tanaman dewasa di areal tanaman.
  • Adanya bercak-bercak besar dan matinya daun.
Pada serangan tingkat berat dapat menyebabkan daun-daun rontok, ranting-ranting kering hingga tanaman mati.

Cara pengendaliannya

Pengendalian penyakit kanker bercak ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Menghindari adanya luka pada tanaman saat melakukan perawatan tanaman.
  • Memperbaiki drainase pada areal pembibitan maupun pada areal tanaman.
  • Mengikis atau mengerok pangkal batang yang terserang kemudian diolesi dengan fungisida atau ter.
  • Memotong ranting-ranting yang mengering dan memangkas daun-daun yang bercak-bercak.
Demikian penjelasan kami tentang penyakit-penyakit yang sering terjadi pada pohon durian. Semoga penjelasan kami dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

                    Cara Sukses Budidaya Jamur Tiram

Posting Komentar

0 Komentar