Cara Budidaya Ikan Gabus Mudah dan Lengkap Untuk Pemula


Gabus hidup di perairan air tawar hingga payau. 

Ikan ini mampu hidup pada perairan yang minim oksigen karena mampu mengambil oksigen langsung dari udara dengan menyembulkan kepalanya di permukaan air. 

Alat pernafasan tambahan pada gabus di sebut diverticula, yang merupakan tulang rawan yang terletak pada daerah pharink. 

Kemampuan lainnya, gabus dapat berjalan dengan menggunakan sirip dadanya di atas tanah dan dapat hiudp di dalam lumpur.

Karena kandungan protein dan albuminnya yang tinggi, serta asam amino yang lengkap, ikan gabus cocok dikonsumsi pasien luka bakar, pasien pasca operasi atau orang yang dalam masa penyembuhan, orang tua yang fungsi organnya mulai menurun maupun anak-anak yang mengalami malnutrisi.

Di perairan umum, gabus dan toman memijah pada musim hujan dengan membuang sarang di tepi perairan. 

Anak-anak gabus dan toman bergerombol, selalu dijaga oleh induknya. Benih ini menempati bagian perairan yang agak dalam.

Cara budidaya ikan gabus yaitu sebagai berikut :


A. Pendederan Ikan Gabus

Pendederan ikan gabus tidak berbeda dengan ikan lainnya. Untuk pendederan ikan di kolam terpal sebaiknya menggunakan benih ikan yang berumur kurang dari 20 hari. 

Pada umur tersebut benih sudah dapat diadaptasikan dengan pakan buatan yang berupa tepung pelet.

Benih ditebar dengan kepadatan 20-30 ekor/liter air. 

Bila benih telah mencapai ukuran 3-5 cm padat penebarannya antara 1.000-1.500 ekor per meter kubik.

Untuk mencapai ukuran 8-12 cm, benih ukuran 3-5 cm dipelihara sekitar 1 bulan. 

Kedalaman air kolam antara 30-40 cm. Selama pemeliharaan, benih diberi makan berupa kutu air dan cacing sutra sebanyak 3-5 kali sehari. 

Benih juga diadaptasi dengan pelet halus berbentuk tepung. Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 20-30% dari total berat badan ikan. 

Bila benih telah mencapai ukuran 3-5 cm, maka jumlah pakan yang diberikan diturunkan menjadi 15-20% total berat badan ikan. 

Namun ukuran ini tidak menjadi patokan baku. Prinsipnya ikan diberi pakan sampai kenyang (ad libitum).

Pakan buatan untuk benih gabus sebaiknya mengandung protein minimal 40% karena benih gabus membutuhkan protein yang banyak untuk dapat tumbuh. 

Di alam, benih gabus memakan berbagai plankton yang terdiri dari hewan dan tumbuhan yang mengandung portein tinggi. 

Untuk mencegah benih gabus terserang penyakit, sebaiknya benih diberikan vitamin C dosis 250-500 mg/kg berat tubuh selama beberapa hari sebagai imuno stimulan atau diberikan lipo polisakarida 10 mg/l untuk mempertahankan staminanya.

Kolamnya pun harus tetap dijaga kebersihannya sehingga tidak menjadi sarang penyakiit. Sisa kotorannya secara rutin dibersihkan.


B. Pembesaran Ikan Gabus

Kegiatan pembesaran dilakukan untuk menghasilkan gabus ukuran konsumsi. 

Umumnya gabus dproduksi dengan berat 500-600g/ekor, yang merupakan ukuran ideal konsumsi rumah tangga. 

Namun untuk kebutuhan bahan baku empek-empek dibutuhkan gabus ukuran 800-1.000 gr/ekor.

Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan ikan gabus berukuran 500-600 gram per ekor dengan menebar bibit ukuran 8-12 cm adalah 4-5 bulan. 

Sedangkan untuk menghasilkan gabus ukuran 800-1.000gram per ekor dibutuhkan waktu pemeliharaan 7-8 bulan. 

Waktu pemeliharaan dapat diperpendek dengan memberi secara kontinyu pakan yang bergizi.

Untuk menghasilkan gabus yang berukuran kurang lebih 500 gram per ekor, pemelihara membesarkan benih ukuran 8-10 cm atau berat 10-20 gram per ekornya.

Selama pemeliharaan gabus diberi pakan beriupa ikan rucah sebanyak 10-15% bobot biomassa ikan dan diberikan 2-3 kali sehari. 

Ikan gabus juga dapat diberikan pelet yang mengandung protein minimal 30% sebanyak 5-10% bobot biomassa ikan . 

Pakan dengan kandungan 30% sudah cukup memadai untuk pertumbuhan gabus, namun untuk memacu pertumbuhan gabus dibutuhkan pakan yang mengandung protein 35%.

Karena ikan gabus ikan yang rakus dan kanibal, pemebrian pakan harus diberikan tepat waktu. 

Bila pakan yang digunakan adalah pelet, dapat pula diberikan pakan tambahan berupa ikan rucah, cacing dan daging bekicot secukupnya. 

Posting Komentar

0 Komentar