Cara Budidaya Ikan Sepat Mutiara Bagi Pemula Lengkap


Ikan sepat mutiara mempunyai nama ilmiah Trichogaster leeri atau nama dagangnya pearl gourami.

Ikan ini berasal dari Indonesia, yaitu Kalimantan dan Sumatera, serta terdapat juga di Malaysia.

Sepat mutiara masih satu suku dengan ikan sepat, yaitu belontiidae

Panjang maksimal ikan ini sekitar 10 cm dan umur maksimalnya sekitar 8 tahun.

Ikan yang berbentuk pipih dan mempunyai sungut ini merupakan ikan yang tahan banting karena dapat mengkonsumsi oksigen langsung dari udara sehingga ikan sepat akan berinterval ke permukaan untuk menghirup oksigen.

Sama seperti ikan sepat, sepat mutiara adalah ikan pendamai dan dapat dicampur dengan ikan yang sama-sama bersifat pendamai.

Membedakan Ikan Jantan dan Betina

Ikan mulai matang kelamin sekitar umur 5-6 bulan dengan ukuran tubuh sekitar 9-10 cm. 

Ikan jantan lebih besar dan warna tubuhnya lebih cemerlang dibandingkan dengan ikan betina.

Persiapan Induk

Pilihlah induk yang sehat, tidak cacat, ukurannya paling besar diantara ikan induk lainnya karena sifat tersebut akan diturunkan kepada anak-anaknya kelak.


Bak Pemijahan

Ikan ini dipijahkan secara masal maupun berpasangan. 

Akuarium berukuran 30 x 50 cm dan tinggi 50 cm dengan ketinggian air sekitar 40 cm digunakan untuk sepasang ikan sepat mutiara.

Kolam semen berukuran 2 x 1 dan ketinggian air 40 cm digunakan untuk sekitar 5 pasang ikan sepat mutiara.

Dalam akuarium atau kolam diberikan tanaman air berupa enceng gondok untuk menaruh busa pelekat telur-telur ikan sepat mutiara.

Agar steril, rendam tanaman air dengan larutan PK (Kalium Pemangat) encer sekitar 1 menit sebelum dimasukkan ke bak pemijahan untuk membunuh kuman yang menempel di tanaman air.

Kualitas Air

Ikan sepat lebih menyukai air yang sudah lama daripada air baru. 

Seperti kebanyakan ikan-ikan anabantoid lainnya, mereka lebih toleran pada kualitas air, tetapi suhu setidaknya berkisar antara 22-28 derajat celcius.

Pakan

Ikan sepat tidak terlalu rewel dalam masalah pakan, tetapi makanan kesukaannya adalah kutu air dan cacing sutera.

Proses Memijah

Ikan jantan yang siap memijah akan membuat sarang dengan membuat busa dari mulutnya dan meletakkannya di dekat tanaman air atau disudut akuarium. 

Posisi busa adalah mengapung dipermukaan air.

Induk jantan akan mendekati betina dan mulai berada di sekitar sarang busa yang dibuatnya. 

Ikan betina akan mengeluarkan telur, kemudian secara simultan ikan jantan akan membuahinya dengan mengeluarkan sperma diatas telur. 

Telur secara otomatis akan melayang dan menempel disekitar sarang busa (bubble nest). 

Proses ini berlangsung beberapa jam sampai semua telur ikan betina habis. 

Jumlah telur berkisar 500 butir.

Setelah semua telur menempel di sarang busa, induk dapat diambil atau sebaliknya, sarang diambil dan diletakkan di akuarium terpisah, tergantung pengalaman masing-masing peternak.

Pembesaran Benih

Ikan akan menetas sekitar 30 jam kemudian dan akan berenang bebas setelah 3 hari. 

Pada saat anak ikan sudah bisa berenang bebas, berikan pakan berupa kuning telur rebus atau cacing sutera blender.

Setelah 2 minggu, anakan dapat diberi pakan kutu air dan cacing sutera utuh. 

Memasuki bulan pertama, ikan bisa diberi pakan pelet yang dihaluskan.

Ikan bisa dipanen saat umurnya 3 bulan dengan panjang tubuh sekitar 3-4 cm.

Fase Kritis

Tahap krusial dalam budidaya ikan sepat mutiara adalah pembesaran anak ikan dari umur 1 hari sampai 1 bulan. 

Setelah fase ini terlewati, fase budidaya selanjutnya akan berjalan aman karena ikan sepat termasuk mudah dibudidayakan.

Peluang Pasar

Ikan ini harganya sedang dipasaran. 

Walaupun harganya murah, sepat mutiara laris dipasaran karena mudah untuk dipelihara dan warnanya menarik.

Namun karena populasinya di alam masih melimpah, kebanyakan ikan yang dijual diambil di alam, bukan dari hasil budidaya.

Posting Komentar

0 Komentar